Minggu, 12 Mei 2019

Berkunjung ke tempat wisata Taman Herbal Insani

Hari ini puasa ke-8 tepat di hari minggu,  12 mei 2019, aku mencoba berkunjung ke taman herbal insani yang beralamat di jL. kp. kandang no. 26 duren seribu, bojongsari,  kota depok jawa barat 16518.

Taman herbal insani ini di dirikan oleh bapak Ir. Mahendra dengan konsep gabungan antara taman herbal dengan taman wisata yang sangat ramah lingkungan untuk liburan keluarga. Taman herbal insani ini di buat dengan tujuan untuk memperkenalkan kepada masyarakat banyak cara membudidayakan tanaman,  pemanfaatan untuk menjadi obat, hingga cara pengelolahannya agar aman untuk dikonsumsi. Bagaimana? Keren bukan?
Bukan hanya wisata untuk liburan aja,  kita juga dapat belajar banyak mengenal tanaman yang ternyata punya banyak sekali manfaat sebagai obat alami.

Taman herbal insani ini memang berada di desa terpencil perbatasan antara bogor dan depok, tapi taman ini banyak sekali pengunjung yang berdatangan untuk melihat dan belajar langsung disini.

Ketika sampai disana,  karna aku membawa kendaraan motor, sehingga harus parkir di luar, dan biaya untuk parkir motor adalah Rp. 5.000/motor sedangkan biaya tiket masuk taman herbal insani Rp. 20.000 . Karna aku datang saat bulan puasa,  akhirnya aku mendapat diskon tiket masuk menjadi Rp. 10.000. Woooww.. Murah banget bukan? 😊





Setelah membeli tiket,  lalu sedikit mengantri untuk diperiksa tiket yang sudah dibeli.  Awal masuk ke taman herbal insani mata anda akan terpesona dengan pemandangan spot foto yang cantik ini, dan taman rumput sintesis yang tertata rapi dan di percantik dengan bunga matahari.

Selain wisata, belajar mengenal tanaman obat, di sana juga terdapat waterpark, tempat memanah, wahana air seperti bebek-bebekan,  perahu, getek, taman kelinci,  taman burung, taman kura-kura, taman iguana, kolam ikan, dll.




Di taman herbal insani juga terdapat fasilitas seperti parkiran,  masjid,  wc umum,  dan jangan khawatir takut laper,  karna di taman herbal insani tersedia banyak tempat makan. 







Selain itu taman herbal insani juga menjual obat herbal hasil priduksi sendiri,  dan pengunjung juga dapat membeli bibit tanaman herbal. 

Taman herbal insani bisa menjadi tempat wisata alternatif keluarga di akhir pekan yang wajib banget dikunjungi karna tempat yang asri,  nyaman,  sejuk,  dan tentu saja menyehatkan. Terimakasih. 



Jumat, 10 Mei 2019

Pengalaman seleksi di PT. Transportasi jakarta (transjakarta)

Siang itu hari selasa, tanggal 7 mei 2019 Aku dapat pesan singkat/sms dari PT. Transjakarta. Yang isi pesannya seperti ini.


Ya,  aku memang pernah melamar di PT. Transjakarta sekitar 2 bulan yang lalu. Jadi aku sangat percaya kalau pesan singkat itu adalah balasan dari HRD di PT. Transjakarta. 
***

Rabu, 8 mei 2019 pukul 10.30 wib. aku berangkat menuju PT. Transportasi jakarta dengan menggunakan comutterline dari stasiun depok ke stasiun cawang. 
Sesampainya di stasiun cawang pukul 11.50 wib. Aku segera memesan ojek online tujuan PT. Transjakarta dan tiba di PT. Transjakarta pukul 12.10.
Karna ojek online yang mengantarku blm tau PT. Transjakarta,  dan aku sendiri juga sama blm tau, akhirnya aku coba tanya ke pak satpam yang menjaga pintu gerbang di sana. "permisi pak,  saya dapat panggilan dari PT. Trasjakarta dan ikut seleksi hari ini." pak satpam menjawab "oh,  iya bisa tunjukkan bukti pesannya?" (lalu aku menunjukan pesan itu ke pak satpam. ) "silahkan masuk,  nanti lurus aja sampai jalan yang blm di cor,  adek ke kanan yah.  Patokannya masjid,  lalu masuk ke gedung ke lantai 3." oh iya pak,  terimakasih"

Jam menunjukan pukul 12.20 wib. Luar biasaa,  aku telat.  Kebayang klo telat itu bawaannya panik,  tidak puguh 😅😅 
Jalanan dari pos satpam ke kantornya lumayan jauh banget,  kebayangkan lagi puasa, terus jalan jauh,  dan kena panas pula 😅

Singkat cerita sampai di depan gedung, masih harus naik kelantai 3. Dan warrbiasyaahh.. Lift disana antri,  akhirnya maksain diri buat naik tangga darurat 😥 makin lemess aja.  
Sampai di lantai 3, semua pelamar yang dapat panggilan tes hari itu sudah berkumpul,  dan aku baru datang 🙈 akhirnya aku duduk di lantai barisan terakhir,  sambil mendengarkan pria yang berbicara di depan semua pelamar yang ada di ruangan itu.  Yang aku dengar pria itu berkata "sebelum mengikuti tes yang lain,  semua pelamar akan di lihat tinggi badan dulu yah, jika yang memenuhi kriteria bisa duduk di tengah,  dan yang tidak memenuhi kriteria bisa meninggalkan ruangan ini!"

Semua orang berbaris dengan rapih membentuk lima barisan,  begitu juga denganku,  daaaannnnn.. Ketika giliranku yang di cek tinggi badannya 😢😢 ternyataaa aku kurang 2cm.
Ini yang namanya sakit, tapi gak berdarah tuh 😥

Kesel,  kecewa,  sedih,  semuanya jadi campur aduk 😅😅 tapi.. Kembali lagi,  rezeki sudah ada yang mengatur,  jadi aku mencoba untuk bersabar 😁

Dan yang bikin kecewa dengan HRD adalah harusnya mereka lebih teliti melihat cv yang di kirim oleh pelamar,  yaa setidaknya di periksa tinggi dan berat badannya baru di panggil untuk tes.  Kalau begini banyak pelamar yang di rugikan. 

Ada pelamar juga yg barengan denganku kemarin,  dia  dari cikarang ke transjakarta naik angkot, sampai kantor barengan dengan aku dan tes tinggi bareng aku juuga, muka cemas dan kebingungan dia tampakkan. aku penasaran dan  tanya ke si mbaknya "kamu kenapa?" dan  dia menjawab "handphone aku hilang". ya Allah, kasian banget yaa 
Bisa di bayangkan,  dia yang berniat ingin kerja,  sampai di sana gak ada hasil, handphone hilang,  buang-buang waktu,  dan buang-buang ongkos. hadeeuh...

udah dulu yah ceritanya, btw... Terimakasih udah mampir ke blog aku 😍😍😍.